MTs NEGERI 6 BANJAR

Jl. Tanjung Rema Komp. PP. Darussalam Martapura

Official Website MTsN 6 Banjar

Gandeng Kemenkumham Kalsel MTsN 6 Banjar Lakukan Sosialisasi Bahaya Narkoba Bullying Dan Pencegahan Pelecehan Seksual Pada Anak

Kamis, 18 Juli 2024 ~ Oleh Nita Rahman ~ Dilihat 700 Kali

Martapura (MTsN 6 Banjar). Sebanyak 160 siswa baru yang mengikuti kegiatan matsama mengikuti kegiatan sosialisasi pengenalan hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, bullying dan pencegahan pelecehan seksual pada anak oleh Kementerian Hukum Dan Hak Azazi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan. Rabu (17/07/2024) di mushola KH. Badruddin.

Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya untuk mengantisipasi atau mencegah terjadinya kasus bullying yang semakin marak. Selain itu petunjuk tekhnis pelaksanaan matsama di madrasah juga mewajibkan adanya materi tentang bullying, agar bisa memberikan edukasi positif serta terciptanya lingkungan yang ramah, aman dan nyaman bagi siswa.

Dalam kegiatan ini, sekretaris Kemenkumham memberikan pemahaman kepada peserta didik baru untuk mengedepankan perilaku budi pekerti luhur dan menghindari prilaku yang bersifat negatif dimanapun berada. Karena dengan perilaku negatif maka akan menimbulkan sifat yang kurang baik, salah satunya bullying.

“Anak-anak harus dapat menjaga kepercayaan orangtua dan guru, dengan berprilaku baik saat berada diluar rumah, termasuk ketika berada di madrasah, jangan sampai ketika di madrasah anak-anak melakukan perundungan (bullying) terhadap teman, baik berupa cacian, ejekan, tamparan, pukulan, mengunci teman dalam ruangan ataupun melakukan bentuk-bentuk tindakan kekerasan lainnya. Hal itu sangat berbahaya dan menodai nama baik sendiri, orangtua, guru maupun madrasah”, terang Nur Erva Kurnia Santi.

Ketua panitia kegiatan matsama menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada jajaran Kemenkumham Kalimantan Selatan dan berharap agar sinergitas dibidang pendidikan antara kedua instansi semakin erat dan berkelanjutan. “Semoga melalui kegiatan-kegiatan edukatif semacam ini akan mempercepat terciptanya lingkungan yang bebas dari aksi perundungan dan pembullyan, terutama dimadrasah kami”, harap Muniroh.

Sementara itu guru Bimbingan Konseling (BK) menyampaikan, sosialisasi edukasi yang digelar merupakan salah satu bagian dari program layanan BK. Hal ini menjadi program yang bersifat preventif atau pencegahan. “Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa saling menghargai. Dan tentu saja itu juga akan berorientasi terhadap siswa, agar mentalnya lebih sehat dan dapat berkomunikasi secara efektif dengan teman-temannya”, ujar Anie Noorita.

Salah satu siswa kelas 7D mengaku senang dengan kegiatan sosialisasi ini “alhamdulilah, dengan adanya kegiatan ini saya jadi tau bagaimana cara bergaul yang positif dengan teman-teman saya.” Ungkap Alya Fitria. (Rep: Nita /Ft: Ardi)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT