Martapura (MTsN 6 Banjar) - Seiring dengan kembali merebaknya kasus penyebaran Virus Corona di daerah Kabupaten Banjar khususnya untuk wilayah Kota Martapura dan sekitarnya, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Banjar memutuskan untuk menunda kegiatan pembelajaran tatap muka yang semula terjadwal 2 Januari 2021 berdasarkan Kalender Pendidikan Bagi Madrasah di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Pelajaran 2020/2021.
Menurut Kepala MTsN 6 Banjar, Dra. Hj. Noor Muhibbah, M.M sebelumnya pihak Madrasah sudah mempersiapkan diri sedemikian rupa, dalam menghadapi pembelajaran tatap muka yang salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
MTsN 6 Banjar juga sudah mendapat izin/rekomendasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banjar, nomor : B-1884/Kk.17.03-1/PP.005/11/2020 tertanggal 23 Nopember 2020, dan telah mendapat izin/rekomendasi dari Tim Percepatan Penanganan Covid (Tim Gugus) Kecamatan Martapura, nomor : 300/300/Trantib/Kec.Mtp pada tanggal 27 Nopember 2020, serta memiliki 85,4% Surat Pernyataan yang menyatakan kesediaan dari orang tua/wali siswa yang dibagikan pada tanggal 20 Nopember 2020. “Namun apa mau dikata, teryata kondisi alam tidak mendukung hal itu terjadi, Wilayah Martapura yang sejak beberapa pekan lalu sebelumnya zona oranye kini kembali menjadi zona merah,” ujarnya Jum’at (01/01/21).
Lebih lanjut Kepala Madrasah mengatakan dengan memperhatikan informasi klarikasi wilayah berdasarkan tingkat resiko penularan Covid-19 di daerah Kabupaten Banjar, maka Pihak Madrasah bersama dengan Komite Madrasah mengeluarkan surat edaran No : B617/Mts.17.03.01/PP.00.5/12/2020 yang berisi kesepakatan bahwa Pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) yang semula dijadwalkan mulai tanggal 2 Januari 2021 ditunda dan pembelajaran kembali dilaksanakan secara Daring atau Pembelajaran Jarak Jauh /Online,
Wakamad Kurikulum Abdul Khair, S.Ag menambahkan jadwal pelajaran semester genap secara Daring atau Pembelajaran Jarak Jauh /Online ini tetap menggunakan jadwal yang telah dibagikan sebelumnya, hanya saja tidak memberlakukan sistem ganjil genap seperti yang sudah diatur untuk pelaksanan Pembelajaran Tatap Muka. Khair panggilan akrabnya, berharap dengan pembelajaran secara daring menjadi solusi efektif dalam pembelajaran di rumah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Untuk itu kerjasama yang baik antara guru, siswa, orang tua dan pihak Madrasah menjadi faktor penentu agar pembelajaran daring lebih efektif, semoga wabah Covid-19 cepat sirna dan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) bisa dilaksanakan secara normal seperti sediakala,“ ucapnya.
Dikesempatan lain, salah seorang dari orang tua siswa Ahmad Rizki Ramadhandari Kelas VIII C MTsN 6 Banjar, Muniroh, S.Pd mengungkapkan langkah yang diambil tersebut sangat bagus karena hal ini menunjukkan bahwa pihak Madrasah lebih mementingkan keamanan terhadap siswanya. “Keputusan pihak Madrasah sudah sangat tepat,“ tukasnya.
Penulis/Foto : Lisma
Redaktur;@lexs
Copyright © 2017 - 2026 MTs NEGERI 6 BANJAR All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id